Postingan

Menampilkan postingan dengan label MuktiBareng

Mbangun Jateng Mukti Bareng, Ini 22 Program Kerja Sudirman Said – Ida Fauziyah

Gambar
Mbangun Jateng Mukti Bareng, Ini 22 Program Kerja Sudirman Said – Ida Fauziyah . Semarang – Sudirman Said dan Ida Fauziyah merupakan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018-2023 dengan no urut 2. Mbangun Jateng Mukti Bareng, untuk mencapai kehidupan Mbangun Jateng Mukti Bareng merupakan wujud Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia yang memang semestinya bisa dirasakan oleh seluruh warga dan masyarakat di Jawa Tengah, bukan hanya sebagian kecil warga! 1. Mengurangi Angka Kemiskinan secara drastis (dari 12,23% menjadi 6 %) 2. Mengganti Kartu Tani dengan “Program Petani Mandiri” 3. Memperkuat Peran Nelayan dalam Pembangunan Ekonomi Bahari 4. Meningkatkan Kesejahteraan Buruh 5. Gerakan Lumbung Pangan Masyarakat dan Lumbung Ternak Masyarakat 6. Sekolah Pamong Desa 7. SETARA: Sejuta Wirausahawan Perempuan 8. Meningkatkan Fasilitas dan Akses Pelayanan Kesehatan 9. Memacu Pendidikan Karakter dan Keterampilan 10. Perempuan sebagai Soko Guru Pergera...

Hasil Survei LKPI: Elektabilitas Ganjar 43,8 Persen, Sudirman 51,3 Persen

Gambar
Hasil Survei LKPI: Elektabilitas Ganjar 43,8 Persen, Sudirman 51,3 Persen . Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) merilis hasil survei yang dilakukan sejak tanggal 9 Mei sampai dengan 22 Mei 2018, dalam menakar elektabilitas pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Jawa Tengah di Pilkada 2018 ini. Direktur Eksekutif LKPI, Arifin Nur Cahyono mengungkapkan tingkat elektabilitas pasangan Ganjar Pranowo selaku petahana kian tergerus dengan perolehan suara sebesar 43,8 persen. Sementara mantan Menteri ESDM, Sudirman Said mempunyai tingkat elektabilitas sebesar 51,3 persen. Sisanya, 4,9 persen responden tidak menjawab. Menurut Arifin, alasan dari jawaban responden yang diberikan secara spontan memilih Sudirman Said, lantaran ingin Jawa Tengah dipimpin oleh tokoh yang tidak tersandera oleh kasus dugaan korupsi. “Sementara yang 43,8 persen memilih Ganjar Pranowo beralasan jika Ganjar terlibat kasus e-KTP maka masih ada wagubnya yang akan menggantikan,” kata Arif...